Pekerjaan Jembatan Titi Dua Sicanang Menunggu Fatwa LKPP

Dinas Pekerjaan Umum Kota Medan, – Pengerjaan lanjutan proyek jembatan Titi Dua Sicanang Kecamatan Medan Belawan senilai Rp 9 miliar masih menunggu fatwa dari LKPP (Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa).  Hal ini disampaikan Kepala Dinas PU Medan, Zulfansyah Ali Saputra saat rapat pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) saat pembahasan di gedung DPRD Medan, Selasa  13 April 2021.

Dia menyebut kemungkinan besar lanjutan proyek tersebut tanpa melalui tahapan tender atau lelang terbuka. Dinas PU Kota Medan akan melakukan penunjukan langsung (PL) kepada perusahaan yang akan melaksanakan kegiatan tersebut. Diperkirakan kontraktor yang melakukan pengerjaan di tahun 2020 akan mendapatkan proyek tersebut.

“Ada klausul di LKPP, kegiatan yang berkelanjutan bisa PL, artinya supaya kontraktor yang sebelumnya bertanggungjawab penuh atas pekerjaan sebelumnya,” ujarnya.

Dia menyebut PL penunjukan langsung berbeda dengan kegiatan PL pengadaan langsung. “Penunjukan langsung ada syarat-syarat yang harus dipenuhi, kalau pengadaan langsung dibawah Rp 200 juta, kerjaan syarat khusus, kontraktor sebelumnya bertanggungjawab atas pekerjaan sebelumnya,” urainya.

Meski begitu pihaknya masih menunggu balasan atas surat resmi yang mereka kirimkan beberapa waktu lalu. “Masih menunggu fatwa dari LKPP, harapannya bisa dipenunjukan langsung,” tuturnya.

Anggota Pansus LKPj DPRD Medan, Dedy Aksyari sebelumnya mempertanyakan alasan belum terlaksananya pekerjaan jembatan Titi Dua Sicanang. Semula direncanakan awal April pekerjaan mulai dilakukan. (admin)

 

recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

0Komentar

Leave comment